PENGARUH LAMA PENGERINGAN SEKAM PADI TERHADAP TINGKAT KEMURNIAN SILIKA RICE HUSK ASH
DOI:
https://doi.org/10.21063/jtm.2011.v1.i1.21-25Keywords:
Silika, RHA, XRFAbstract
Proses pembuatan silika dilakukan dengan fariasi lama waktu pengeringan sekam padi yaitu 1 jam, 2 jam dan 3 jam dibawah sinar matahari. Silika RHA dihasilkan dari proses pembakaran dengan menggunakan tungku tanpa dibantu dengan tiupan udara. Hasil pembakaran berupa silika dari abu sekam padi diidentifikasi dengan menggunakan X-Ray Fluorescence (XRF), dari analisa tersebut menunjukkan bahwa lama pengeringan yang paling optimum adalah selama 2 jam, dimana menghasilkan tingkat kemurnian silika dari abu sekam padi mencapai 97,87 %.
References
Accuratus, 2002, Materials-fused silica (SiO2)properties,http://www. accuratus.com
BPS, 2007, Yield Rate and Production of Paddy by Province 2007, http://www.bps.go.id.
Chang, Raymond, 2005, Kimia Dasar, Erlangga, Jakarta.
Hara, 1986, Utilization of Agrowastes for Building Material, International Research and Development Cooperation Division, AIST, MITI Japan.
Harsono H, 2002, Pembuatan Silika Amorf dari Limbah Sekam Padi, Jurnal Ilmu Dasar vol 3 No 2 .
Houston, 1972, Rice Chemistry and Technology, American Association of Cereal Chemist Int, Minnesota.
Indra A, 2007, Pengujian Temperatur Pembakaran Batu Bata dengan Bahan
Bakar Sekam Padi, Pengujian Lapangan, Payakumbuh. Bakar Sekam Padi, Pengujian Lapangan, Payakumbuh.
Muntohar, 2002, Silica waste utilization in ground improvement, A study of expansive soil treated with LRHA, 4th International conference on Environmental geotechnics, Rio de Janeiro, Brazil
Priyendi A, Indra A, 2007, Perbandingan Metode Pengasaman dan Gravimetry Pada Proses Pemurnian Silika Dari Sekam Padi, Tugas Akhir Sarjana Teknik Material ITP, Padang.
Torftech, 2003, Energy and Amorphous Silika Production from Rice Husk, Haryana state, India.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.






